IT'S BEEN A HARD DAY LATELY

3:09:00 PM



It's been a while since my last post. Sudah beberapa minggu belakangan ini saya disibukkan dengan urusan anak-anak yang bergantian sakitnya. Si bayi beberapa minggu terkena masalah dikulitnya. Rasanya sedih melihat dia sulit tidur dan menangis saat merasa gatal atau perih karena alergi yang timbul pada kulitnya. Kalau diperhatikan, si adik memang lebih sensitif kulitnya dibanding si kakak.


Kemudian, saya juga mengikuti event Indonesia Fashion Week 2016 awal maret kemarin dengan segala dramanya yang membuat saya cukup down. Juga ditambah dengan drama penjahit yang nggak ada abisnya, masih juga dikagetkan dengan masalah kerjasama dengan pihak kedua. Whoa, ibaratnya udah ketimpa tangga, ditimpa kursi lagi, ditimpa pohon lagi. Hahaha. Nggak deng lebay banget.


Akhirnya karena udah nggak kuat, saya cerita lah segala masalah sama suami. Sebenernya, saya itu tipe yang kepengen usaha sendiri dulu sampai bisa selesai dengan tangan saya sendiri kalau nggak mentok-mentok banget. Nah tapi, entah kenapa kemarin rasanya exhausted aja dan udah nggak tau lagi mesti gimana. Alhasil cemeweng deh ke suami. Alhamdulillah dikasih suami yang pengertian dan bertanggung jawab. Walau istrinya yang punya perkara, tapi si bapak yang mau nyelesaiin. Makasih suamikuu hehehe.

Kalau lagi mellow begini, sejujurnya saya malah males sering-sering buka socmed atau nimbrung chat atau grup. Soalnya saya biasanya baper kalau kata anak sekarang hahaha. Karena hati lagi fragile, sensitif, jadi apa yang dibaca suka bermakna lain buat saya. Semakin tua, saya semakin mikir kalau kita nggak bisa berharap pengertian dari orang lain akan kondisi kita. Saya tahu kalau diri saya ini super sensitif, makanya sebisa mungkin saya menghindari hal-hal yang bisa bikin saya semakin sensitif.

Kemudian saya berpikir lagi, apa yang saya hadapi masih belum seberapa dibanding orang lain pasti. Diatas langit, masih ada langit. Hal-hal seperti itu yang akhirnya bisa buat saya kembali berdiri dan bikin saya lebih ikhlas dan intropeksi diri akan hal-hal yang sudah terjadi. Menghitung banyaknya berkah dan nikmat Tuhan juga membuat saya lebih kuat.

So how do you manage your broken heart till you get up? :)

You Might Also Like

2 comments

  1. Bener sih, kalau mood lagi nggak bagus, mending nggak buka socmed. Kadang malah jadi nyinyir liat timeline, nambah dosa dah :p Ningkatin mood? Pesen makan enak hihihihiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. tiaaaaa, itu mah juga ningkatin berat badan jadinyaaa hahahahaha

      Delete

Really love to hear what you think! ;)